Kembali kemasa kini…………
Waaa bangganya hati Mei saat Rama menghampirinya. Dari dulu ia memendam rasa itu. Rasa yang pernah tersakiti. Sungguh Mei, sangat ingin bersama Rama. Tapi sungguh sakit hati dimasa lalu membuat ia trauma. Trauma yang amat dalam.Mei ingin focus dulu mengejar cita-cita ayahnya sebagai dokter. Ia ingin membahagiakan kedua orang tuanya.
Tiba-tiba Mei mendapat pesan bahwa ia harus mengisi acara bernyanyi di ulang tahun sahabatnya. Ia bingung mau bernyayi apa. Temannya pun sudah memilihkan beberapa lagu untuknya sungguh Mei berasa dagdigdug sekarang. Dan ia diminta untuk berlatih sekarang, karna acaranya akan diselenggarakan esok.
Mei langsung berangkat menuju rumah temannya.Disana sudah banyak dekorasi yang terpasang.Sungguh Mei merasa canggung untuk bernyanyi diacara tersebut. Tapi ia harus melupakan rasa canggung itu. Ia harus professional dan Mei pun masuk kedalam dan mulai berlatih. Ternyata ia membawakan 2 lagu dan lagu itu pernah ia bawakan saat ia bekerja di Café. Sesaat ia teringat dengan Kevin.
Tapi perasaan itu terus Mei lupakan.Ia harus bisa MOVE ON. Dan alhasih ia bisa melupakan Kevin. Ia bernyayi sambil memetik gitar. Sungguh sahabtnya sangat terpesona dengan permainan Mei.Membuat sangat dalam terhanyut dalam alunan music.Mei sangat senang saat temannya tersenyum saat melihat Mei berlatih.Mei berlatih terus.
Dan keesokan harinya Mei pergi membeli hadiah untuk temannya. Dan semuanya sudah ia persiapkan. Sungguh Mei sangat senang bisa tampil diacara ulang tahun sahabatnya tersebut.Sungguh Mei saat itu berdandan sangat cantik.Bagaikan boneka “Barbie”.Mei Pergi dengan seorang supir yang selalu setia menemaninya.
Saat diperjalanan Mei berlatih bernyayi dengan menggunakan gitarnya.Sungguh Mei sangat bahagia bisa bernanyi lagi. Sungguh ia kangen dengan masa-masa bernyanyi di Café milik Kevin. Ia ingat masa-masa indah disana. Ingin rasanya Ia kembali di Café tersebut. Sungguh Ia sangat merindukan semuanya.
Saat sudah sampai ditempat tujuan Mei turun dari mobil.Sehabis turun dari mobilMei langsung berlari kedalam rumah.Sungguh Mei langsung memeluk Kamila.Sungguh Kamila sangat senang melihat sahabatnya tersenyum. Acara akan dimulai pukul 20.00. Tapi Mei datang pukul 19.00. Mei ingin melewatkan satu jam tersebut bersama Kamila. Sungguh ia sangat merindukan masa-masa tawa dan canda bersama Kamila. Mereka telah lama berpisah semenjak Mei pindah sekolah.
Saat jam menunjukan pukul 20.00 sungguh Mei sangat gugup. Ia akan tampil dihadapan teman-teman sekampusnya. Baru kali ini Mei bernyanyi kembali didepan umum. Sekilas Ia ingat dengan masa-masa ia bernyanyi di Café milik Kevin, sungguh Mei ingin menangis untuk saat itu. Saat ia sudah duduk dan memegang gitar, ia melihat kearah penonton. Tak diduga disana ada Alex dan Sopia.Sungguh luka lama itu kembali hadir.Sungguh Mei merasakan sakit tiada tar.Tanpa pikir panjang Mei bernyanyi.
“Kurentakan hati, kubalut luka lama saat kau pergi.Kutegarkan diri, walau bayangmu hadir di setiap mimpi. Oh haruskah ku benamkan diri meratapi, tenggelam sesali yang terjadi, tersiksa bersama hampa…. Asa
Kini ku hanya ingin lupakan semua. Mengenangmu menyesakkan.. Jiwa kan ku hapus airmata hingga ku dapat sembuhkan luka..
Kucoba hadapi walau pahit terasa direlung hati.Harus ku lewati seakan semua tiada pernah terjadi. Oh haruskah ku benamkan diri meratapi, tenggelam sesali yang terjadi, tersiksa bersama hampa…. Asa
Kini ku hanya ingin lupakan semua. Mengenangmu menyesakkan.. Jiwa kan ku hapus airmata hingga ku dapat sembuhkan luka. Semoga kelak lupakan semua, mengenangmu menyesakkan… Jiwa kan ku hapus airmata hingga ku dapat sembuhkan luka..
Ku rentangkan hati ku balut luka lama saat kau pergi. Ku tegarkan diri walau bayangmu hadir disetiap mimpi”
“Waaaaaa Mei, itu suara lu?? Demi apa lu Mei?? Anjirrrrr suara lu keren coy. Main gitarnya juga asoy. Keren dah, ditambah muka lu Mei caem banget dah demi” Kata teman sekampus Mei
“Hahahaha biasa aja ahhh ohh iya gua mau nyanyi satu lagu lagi dengerin ya. Semoga terhibur” Kata Mei
Setelah lagu kedua selesai Mei turun dari panggung dan pergi mengambil minuman.Sehabis mengambil minuman, Mei berjalan keluar dari area pesta tersebut.Mei pergi kehalaman belakang.Sungguh ini suasanan sangat sunyi sepi.Tak disangka saat asik menikmati kesendirian Mei dikejutkan dengan kedatangan Rama.Saat itu Rama mengajaknya berbicara.
“Enak ya disini sendirian” Kata Rama
“Hah? Ehh ada kamu Ram” Kata Mei
“Iya maaf ganggu, abis didalem rame banget udah kaya semut ngantri sembako” Kata Rama
“Hahaha sendiri itu enak Ram” Kata Mei
“Tapi sendiri itu juga ada ga enaknya loh Mei” Kata Rama
“Maksudnya?” Kata Mei
“Liat deh bunga yang ada disana!Bayangin apa mereka bisa hidup tanpa air?” Kata Rama
“Ya gak bisa lah Ram. Meraka bakal layu kalo gak dikasih air” Kata Mei
“Nah makannya itu bersama orang banyak lebih baik dari pada sendiri Mei” Kata Rama
“Iya juga sih Ram” Kata Mei
Tiba-tiba Kamila datang
“Heh pacaran aja, dicariin dari tadi malah disini ayo kedalem” Kata Kamila
“Hah Pacaran?? Gak lah” Kata Mei
“Kalo beneran juga gak apa-apa kok Mei! Ehhh maaf salah ngomong” Kata Rama
Sehabis dihampiri oleh Kamila, Mei dan Rama pun pergi kedalam untuk melanjutkan acara pesta tersebut.Sungguh acara tersebut berlangsung secara meriah.Tiba-tiba Mei merasa “kebelet”.Mei langsung lari menuju toilet.Sehabis dari toilet ternyata sudah ada Alex yang menunggu didepan pintu.Mei pun kaget.Dan Alex buru-buru menutup mulut Mei.
“Tolong jangan teriak” Kata Alex
“Lepasin Lex” Kata Mei
“Mei aku dateng kesini Cuma mau ketemu kamu Mei” Kata Alex
“Alex kamu itu masa lalu aku, aku gak mau ngulang lagi kesalahan yang sama” Kata Mei
“Aku janji gak akan nyakitin kamu lagi” Kata Alex
“Alex tapi aku udah nutup hati aku buat siapapun” Kata Mei
“Tapi aku masih sayang sama kamu Mei, TOLONG NGERTIIN” Kata Alex sedikit memaksa
“Alex, sayang gak harus memiliki.Kita bisa jadi sahabatkan?” Kata Mei dengan nada menyenangkan hati Alex
“Tapi aku mau hubungan yang lebih” Kata Alex gugup
“Tapi aku gak bisa Lex maaf.” Kata Mei sambil berlalu
Mei tak menyangka bahwa Alex masih menginginkan dirinya.Tapi semua itu sudah terlambat, sudah cukup sakit hati Mei atas perbuatan Alex.Mei ingi melupakan semuanya. Melupakan cinta dan lain sebagainya. Mei ingin focus dengan satu tujuan. Tujuan untuk membahagiakan kedua orang tuanya.
Setelah acara selesai.Mei pulang bersama Rama.Sungguh gugup Mei satu mobil dengan Rama.Tak ada kata-kata yang bisa melukiskan perasaannya saat ini. Setelah sampai digerbang rumah Mei turun dari mobil dan memberikan senyum lebar kepada rama. Saat mobil Rama berlalu Mei masuk kedalam rumah ternyata ada mobil kak Lucky.
Setelah membuka pintu rumah, Mei langsung berlari menuju kamar.Saat itu Mei hanya menoleh sekilas.Dan langsung kembali berlari menuju kamar.Disaat itu pula Lucky melihat adiknya kembali menangis. Entah apa yang ia rasakan sekarang. Saat orang tuanya ingin mengejar Mei, disaat itu pula Lucky menghalangi mereka dan sambil berkata “Beri Mei waktu untuk sendiri”.
Saat berada didalam kamar Mei langsung mengambil buku diarynya dan kembali menulis dengan rasa yang amat kacau.Mei sangat sedih karena masa lalunya kembali hadir.Dan Mei juga merasa senang karena Rama sudah mulai dekat dengannya.Sehabis menulis diary ia kembali mengambil gitar dan mulai bernyanyi.
Keesokan harinya.Mei pergi kekampus dengan wajah yang begitu bersinar sungguh Mei sangat mempesona saat itu.Mei terus menebarkan senyum kepada semua orang. Saat itu ada rama dihadapannya. Mei hanya tersenyum dan berlalu. Rama merasa binggung, tapi rama tak menghiraukannya. Rama tetap berjalan. Tapi baru berjalan dua langkah rama berputar lalu mengejar Mei. Saat itu Mei menuju kantin.Saat itu pula Rama mengajak Mei untuk makan bersama.
Saat dikantin obrolan mereka sangat akrab seperti pasangan kekasih.Sungguh Rama sangat terpesona dengan kecantikan Mei. Tidak ada yang berubah dari Mei dari SMA hingga Kuliah.Sungguh bahagia Rama jika bisa menjadi pacar Mei. Tapi Rama masih takut untuk mengungkapkan cinta.Dan begitu pula Mei merasa terpesona dengan tampian Rama. Andaikan Rama mengungkapkan Cinta sekarang pasti akan diterima saat itu pula. Tapi apa boleh buat itu hanya “ANDAIKAN”.
Setelah selesai makan Mei mendapat pesan dari kakaknya Lucky.Saat itu juga Mei membaca pesan tersebut.“Mei kamu itu nurut dong kalo disuruh periksa keadaan kamu periksa jang kaya gini kamu tuh gak pernah mikirin kesehatan kamu ya? Kamu gak kasian sama keluarga kamu? Mei tolong periksa keadaan kamu sekarang.Kakak tunggu dirumah sakit”.Setelah menerima pesan tersebut Mei langsung pamit dengan Rama.
Setelah sampai dirumah sakit Lucky langsung membawa Mei keruang pemeriksaan.Mei merasa bersalah kepada kakaknya karena sudah menunda-nunda jadwal pemeriksaannya.Sesungguhnya Mei takut memeriksa keadaanya saat ini.Ia merasa sangat sakit kepalanya saat ini. Mei meneteska airmata saat proses pemeriksaan.
Setlah pemeriksaan selesai Mei langsung buru-buru kembali ke kampus.Mei tidak mau menunggu lama di dalam rumah sakit.Sungguh muak sebetulnya Mei berada dirumah sakit.Mei ingin bebas dari penyakit ini.Mei ingin lepas dari semuanya.Ia ingin bebas seperti orang lain.
Mei langsung menuju kekampus. Saat sudah sampai depan kampus Mei langsung menuju ke area parkir. Saat sampai diarea parkir ternyata sudah ada Alex yang menunggu.Alex mununggu Mei sendirian untuk mengatakn sesuatu.Mei sempat diam sejenak memberhentikan mobilnya.Saat melihat Alex diparkiran Mei ingin cepat-cepat memundurkan mobilnya.
Tapi Mei mengurunkan niatnya.Mei tetap memparkirkan mobilnya.Setelah memparkirkan mobilnya Mei langsung keluar dari dalam mobil dan berlalu dari hadapan Alex.Sungguh Mei sudah muak dengan Alex. Ingin ia melupakan Alex untuk saat ini. Mei sangatbenci terhadap Alex.Begitu banyak luka yang telah digoreskan.Mei tidak membenci Alex tapi membeci yangdilakukan Alex terhadap dirinya.
Mei sudah melupakan semuanya.Melupakan kisah cintanya bersama Alex.Sungguh Mei hanya menganggap Alex selama ini sebagai teman biasa.Tak ada yang lebih dari hubungannya selama ini.Sekarang Hati Mei berpaling terhadap Rama. Rama yang semenjak SMA ia idam-idamkan. Mei sangat tertarik terhadap Rama.Bukan karena ketampanan, tetapisikap ramah yang ditunjukan oleh Rama.
Saat Mei berjalan dikoridor kampus.Alex memegang tangannya.Mei berhenti sejenak dan memalingkan wajahnya ke wajah Alex.Memalingkan wajah haya beberapa detik, sehabis itu Mei kembali berjalan dan melepas tangannya dari genggaman Alex.Sungguh saat menatap mata Alex Mei sangat sakit hati.
Mei berlari didalam koridor.Mei sangat sedih karena sudah bersikap dingin terhadap Alex.Mei sangat sakit atas prilakunya sendiri.Mei ingin bersikap ramah terhadap Alex tapi Mei sangat sakit akan masa lalunya. Mei berlari menuju toilet.Didalam toilet Mei menangis.Sungguh Mei merasa sangat sakit terhadap sikapnya sendiri. Tapi ia juga merasa sakit atas sikap yang dilakukan Alex kepada dirinya.
Setelah keluar dari toilet, Mei mencari Alex untuk meminta maaf. Saat ia sedang berjalan mencari Alex. Ternyata Mei melihat Alex sedang berduaan bersama wanita cantik.Sungguh luka lama terbuka lagi.Sungguh Mei mengurungkan niatnya untuk meminta maaf terhadap Alex.Segitukah??Hanya segitu?? Sepertinya baru kemarin ia mengatakan sayang! Tapi sekarang? Sudah bersama wanita lain? Sungguh Mei tak ingin mengenal Alex lagi.
Mei berputar arah.Mei bukan menuju Alex tapi malah menuju kantin.Mei sangat sedih melihat Alex seperti itu.Air matanya hampir keluar dari kedua bolah matanya.Mei duduk menyendiri dikantin.Sungguh hancur perasaannya saat ini.Mei sangat terluka saat ini. Saat ia berada dikantin ternyata ada Alex yang menghampirinya.
“Hei Mei” Kata Alex
“Apaan?” Kata Mei
“Kamu kenapa?” Kata Alex
“Siapa sih lu kenal sama gua?” Kata Mei
“Mei?” Kata Alex
“Lu siapa sih? Hah? Kenal?” Kata Mei
“Mei kamu kenapa?” Kata Alex bingung
“Hahahaha dah ahh gua mau pulang cape” Kata Mei
“Mei kamu kenapa?” Kata Alex
“Hahaha dah urusin dulu cewe yang tadi sama lu dikoridor” Kata Mei sinis
Sehabis berkata seperti itu Mei berlalu dari hadapan Alex.Sungguh Mei sangat sakit melihat Alex saat ini.Mei ingin benar-benar melupakan Alex untuk saat ini.Mei sangat sankit hati.Dan ingin melupakan Alex untuk selamanya.Bena-benar untuk saat ini Mei ingin melupakan Alex.Ingin membenci Alex untuk selamanya.
Mei sangat terluka oleh sikap Alex saat ini. Tak akan bias memaafkan Alex untuk saat ini.Mei sangat sakit. DUlu Alex pernah berbuat seperti ini.Dan sekarang? Sekarang apa? Ia melakukan lagi! Sungguh didunia ini tak ada yang setia.Sungguh sakit hati Mei terhadap Alex.Sungguh.Saat berada didalam mobil Mei benar-benar Menangis.Saat didalam mobil ia menelfon kakaknya. Saatmenelfon Mei kembali menangis.Sungguh Sangat sakit hati Mei saat ini.
Tapi ditengah perjalanan Mei berfikir.Berfikir yang membuat hatinya kembali bangkit. “Kalo dipikir-pikir kenapa gua bias marah gini terhadap Alex? Padahal Alex bukan siapa-siapa Mei lagi, Bego banget sih gua kenapa pake marah ngeliat Alex sama yang lain. Inget gua bukan siapa-siapa lagi.Gua udah bukan pacar dia lagi.Gak berhak marah.Hei MEI BANGKIT JANGAN TERPURUK TERUS MOVE ON MEI MOVE ON JANGAN JADI CEWE LEMAH” kata Mei dalam hati.
Setelah Mei berfikir seperti itu Mei kembali tersenyum.Dan tiba-tiba airmatanya berhenti menetes.Dan Mei kembali tersenyum.Mei bangkit dari keterpurukan.Sungguh entah kenapa tiba-tiba Mei kepikiran Rama.Sungguh Mei sangat terpikat dengan Rama. Sosok Idaman para wanita banget coyyyy…
SEMINGGU KEMUDIAN
Seminggu berikutnya diselengarakan acara pensi kampus.Disana Rama Mempersiapkan semuanya.Dan tiba-tiba Rama mempunyai pikiran untuk mengungkapkan Cinta kepada Mei.Sungguh Rama mempersiapkan semua dengan matang.
Acara tersebut berlangsung sekitar jam 12 siang. Semua sudah tersusun rapi.Mei datang dengan pakaian yang sangat modis.Sungguh Rama sangat terpesona dengan penampila Mei saat itu. Sungguh saat acara dimulai Mei terasa enjoy dengan semuanya. Dia tidak berfikir bahwa Rama akan mengatakan cinta.
Saat dipertengahan acara tiba-tiba rama naik keatas panggung. Rama mengucapkan kata-kata cinta. Sungguh begitu puitis kata-kata yang ia ucapkan. Tak disangka saat Rama mengucapkan kata-kata tersebut terlontar sebuah nama perempuan. Nama perempuan tersebuat adalah MEI.Sungguh saat mendengar kata tersebut Mei menjadi bingung.
Mei menjadi salah tingkah.Mei sungguh sangat salah tingkah saat itu.Tak disangka Rama menghampiri Mei.Sungguh Mei sangat gugup.Saat itu juga kata-kata puitis itu terlontar lagi. Dan saat itu pula Rama ngucapkan kata cinta
“Mei maukah kamu menjadi pacarku?” Kata Rama
“Hah?” Kata Mei bingung
“Terima, terima, terima, terima, terima” Kata temanteman yang lain
“Yaudah deh aku terima” Kata Mei
Sehabis mengucapkan Rama mengucapkan cinta, Mei sungguh sangat malu tapi hatinya sangat berbunga-bunga. Mei sangat senang telah menjadi pacar Rama untuk saat ini. Tapi dihati kecilnya terselip rasa takut yang amat mendalam. Takut akan masa lalu yang pernah menjadi. Mei sangat takut hal itu terulang. “SELINGKUH” sungguh Mei sangat takut itu terjadi lagi.
Saat acara selesai Mei menunggu Rama dengan sabar. Saat itu Rama sedang mengintruksi teman-temannya untuk membereskan semua perlengkapan yang telah dipergunakan tadi. Mei sangat salut kepada Rama dan ia berharap Rama adalah orang yang tepat. Mei hanya tersenyum saat Rama menatap wajahnya. Mereka sungguh sangat serasi. Rama memang pribadi yang sangat ramah kepada siapapun.
Saat semua sudah selesai Rama dan Mei pun jalan bersama. Sungguh banyak mata yang tertuju pada mereka berdua saat mereka berjalan dikoridor kampus. Sungguh Mei salting saat itu. Tak ada yang bisa ia perbuat saat itu. Hanya menggenggam tangan Rama saja yang dapat ia lakukan. Rama hanya tertawa melihat tingkah Mei saat itu. Rama langsung mengantarkan Mei pulang, karena sudah larut malam.
Saat sudah sampai dirumah Mei langsung tersenyum sendiri. Sampai seluruh keluarga dibuat bingung oleh tingkah Mei. Sungguh hati Mei sangat berbung-bunga saat itu. Sungguh tak menyangka bahwa Rama telah menjadi kekasihnya sekarang. Mei masih tidak menyangka semua ini terjadi. Tapi ia tetap takut dikhianati. Sungguh sangat sakit jika itu terjadi lagi.
Pukul 23.00 Mei terbangun. Ia langsung mengambil buku diarynya. Sungguh rasa senang membalut semua rasa sedih yang selama ini ia rasakan. Semua sudah terobati semenjak tadi, saat Rama mengucapkan kata cinta kepadanya. Mei sungguh sangat bahagia karena bisa memaafkan Alex saat itu. Sungguh Mei sangat ikhlas untuk melupakan semuanya agar bisa berjalan lancer hubungannya dengan Rama.
Sehabis menulis buku diary. Mei menerima pesan dari Alex. Sungguh tak menyangka Mei akan menerima sebuah pesan dari Alex sepagi ini. “Aku tau aku salah, Aku pernah membuatmu sakit, Aku pernah membuatmu terpuruk, Aku pernah membuatmu hancur atas sikapku. Jujur aku adalah manusia TERBODOH yang pernah hidup dimuka bumi ini. Aku telah menyia-nyiakan kamu. Aku telah menganggap remeh kamu. Sungguh aku menyesal telah membuat kamu luka dihatimu. Sesungguhnya aku masih mencintai kamu. Saat aku ingin merajut cinta kembali dihatimu aku merasa gagal, karena kamu telah menjadi milik orang lain. Sungguh sakit hati ini melihatmu bersama yang lain. Tapi aku sadar CINTA ITU TAK HARUS MEMILIKI” itulah pesan yang diterima Mei dari Alex.
Sungguh sehabis menerima pesan tersebut Mei merasa tak enak hati kepada Alex. Sungguh Mei merasa sangat tidak enak. Tapi apa boleh buat luka yang dibuat Alex tempo dulu sudah cukup baginya. Dan tak ada namanya “KESEMPATAN KEDUA”. Hati Mei kembali gundah. Tapi ia kembali bangkit saat merasa dirinya telah memiliki RAMA.
Hubungan Mei dan Rama berjalan cukup lama sekitar 6bulan. Mereka menjanakan hubungan dengan amat santai. Mereka menikmati semuanya apa adanya. Saat mendapat pujian dari teman-temannya mereka bersyukur. Saat mendapat cela dari teman-temannya mereka belajar dari celaan yang dikeluarkan oleh teman-temannya. Rama sangat sabar menghadapi sikap Mei yang terkadang berubah-rubah. Rama tetap tersenyum kepada Mei. Tetap selalu ada disamping Mei. Selalu menemani Mei disaat sedih dan senang.
Tapi disaat hubungan mereka menginjak 7bulan hubungan mereka diterpa masalah yang begitu berat. Sungguh amat berat yang mereka rasaka. Sampai suatu ketika terjadi sesuatu yang tak pernah mereka fikirkan terdahulu…..
BERSAMBUNG…………….
Script page nya kurang di atur nih disini by izzan
BalasHapusmaaf yaa. Gak tau Zan bnran dah dilaptop rapi dah sumpah ketikannya :D
BalasHapus